Apakah dalil shalat menghadap sutrah?

Fungsi Sutrah agar orang lain tidak melewati orang yang sedang shalat, karena Rasulullah Saw bersabda:

لَوْ ػعَْلَمُ الْمَارُّ بػ دَىِ الْمُصَلدِّى مَاذَا عَلَيْوِ لَكَافَ أَفْ فَ أَرْبَعِ خَيْػ ا لَوُ مِنْ أَفْ يََُلَّا بػ دَ وِ

“Kalaulah orang yang melewati orang yang sedang shalat itu mengetahui hukuman baginya, maka
berdiri 40 tahun lebih baginya daripada melewati orang yang sedang shalat”. (HR. Al-Bukhari dan
Muslim).
Ancaman bagi orang yang melewati orang yang sedang shalat sangat keras, oleh sebab itu
dianjurkan menahan orang yang akan melewati tersebut dengan cara meluruskan tangan untuk
menyelamatkannya dari murka Allah Swt:

إِذَا صَللَّاى أَ دُ مْ إِلَذ شَىْءٍ سْتُػ هُ مِنَ النلَّااسِ ، فَ رَادَ أَ دٌ أَفْ يََْتَازَ بػ دَ وِ فَػلْيَدْفَػعْو ، فَ فْ أَبََ فَػلْيُػ اتِلْوُ ، فَ لَّا ا ىُوَ شَيْطَافٌ

“Apabila salah seorang kamu melaksanakan shalat menghadap sesuatu yang dapat menghalanginya dari
orang lain (agar tidak melewatinya), jika ada seseorang yang akan melewatinya di depannya, maka
hendaklah ia menolaknya, jika orang itu melawan, maka hendaklah ia memeranginya, karena
sesungguhnya dia adalah setan”. (HR. Al-Bukhari).

Oleh sebab itu dianjurkan shalat menghadap Sutrah. Rasulullah Saw bersabda:

إذا صل أ د م فليصل إلذ سترة، ولْيَدْف من ا، ولا دع أ داً يَ ب د و، ف ف جاء أ د يَ ، فلي اتلو، ف و شيطاف

“Apabila salah seorang kamu shalat, maka hendaklah ia shalat menghadap sutrah, hendaklah ia
mendekat ke sutrah, janganlah ia membiarkan seseorang lewat di hadapannya, jika seseorang datang
melewatinya, maka hendaklah ia memeranginya, karena sesungguhnya itu adalah setan”. (HR. Abu
Daud, an-Nasa’I dan Ibnu Majah, dari Abu Sa’id al-Khudri).

 

Sumber dari file pdf, 77 Tanya Jawab Shalat oleh Ustad Abdul Somad LC MA. Jika terdapat kesalahan copy paste dalam tulisan di atas, terutama untuk huruf arab, silahkan merujuk ke sumber aslinya. Download di sini.