Adakah hadits yang menyebut Rasulullah Saw shalat tidak menghadap Sutrah?

Riwayat Pertama:

Hadits yang diriwayatkan Abdullah bin Abbas:

وَرَسُوؿُ الللَّاوِ - صلى الله عليو وسلم - صَلدِّى بِالنلَّااسِ بِِِنًِ إِلَذ اَيْرِ جِدَارٍ

“Rasulullah Saw shalat bersama orang banyak di Mina ke (arah) tanpa ada dinding”. (HR. Al-Bukhari).
Hadits ini dijelaskan oleh al-Hafizh Ibnu Hajar al-‘Asqalani:

قَػوْلو : ) إِلَذ اَيْر جِدَار ( أَيْ : إِلَذ اَيْر سُتْػ ة قَالَوُ ال لَّا افِعِيّ .

Kalimat: “Ke (arah) tanpa dinding” artinya: ke (arah) tanpa ada Sutrah”. Demikian menurut Imam
Syafi’i70.

Riwayat Kedua:

والنبِ صلى الله عليو وسلم صلى اتظكتوبة ليس ل يء ستره

“Rasulullah Saw melaksanakan shalat wajib, tidak ada sesuatu yang menutupinya (tanpa Sutrah)”. (HR.
al-Bazzar).

Riwayat Ketiga:

عَنِ ابْنِ عَبلَّااسٍ ، قَاؿَ : جِئْتُ أَ ا وَاُلاٌ مِنْ بَنِي ىَاشِمٍ عَلَى تِزَارٍ ، فَمَ رْ ا بػ دَيِ النلَّا دِِّ بِ صلى الله عليو وسلم وَىُوَ صَلدِّي ، فَػنَػلَلْنَا عَنْوُ
، وَتَػ نَا اتضِْمَارَ لُ مِنْ بػ لِ الأَرْضِ ، أَوْ قَاؿَ : مِنْ ػبََاتِ الأَرْضِ ، فَدَخَلْنَا مَعَوُ فِي ال لَّا صلاةِ فَػ اؿَ رَجُلٌ : أَ افَ بػ دَ وِ عَنَػلَةٌ ؟ قَاؿَ
: لا

Dari Ibnu Abbas, ia berkata: “Saya datang bersama seorang anak/sahaya dari Bani Hasyim menunggang
keledai, kami melewati bagian depan Rasulullah Saw, ketika itu beliau sedang shalat, kami turun, kami
tinggalkan keledai memakan tanaman tanah. Kami ikut shalat bersama Rasulullah Saw. Seseorang
bertanya: “Adakah tongkat di hadapan Rasulullah?”. Ia menjawab: “Tidak ada”. (HR. Abu Ya’la).

Komentar al-Hafizh al-Haitsami:

رواه أبو على ورجالو رجاؿ الصحيح.

Diriwayatkan oleh Abu Ya’la, para periwayatnya adalah para periwayat shahih71.

 

Sumber dari file pdf, 77 Tanya Jawab Shalat oleh Ustad Abdul Somad LC MA. Jika terdapat kesalahan copy paste dalam tulisan di atas, terutama untuk huruf arab, silahkan merujuk ke sumber aslinya. Download di sini.