Sogok atau suap yang halal??

JawabanUAS.com 18/Jan/2018 sogok suap View : 750 |
Pertanyaan
Saya seorang PNS, beberapa tahun yang lalu saya mengurus fungsional saya dengan cara pintas, sehingga tunjangan kinerja saya naik. Sekarang saya menyesal, apakah saya harus berhenti dari fungsional saya? sementara kedepan katanya semua pegawai

Jawaban Ustad Abdul Somad
Saya kumpulkan semua penelitian, pengajaran, pengabdian masyarakat, penunjang. Empat ini saya kumpulkan. Kemudian minta surat pengantar dari rektor dan saya antar ke Jakarta. Kalau mau naik ya naik, kalau tidak ya tidak apa-apa. Ada yang menyarankan untuk memberikan uang pelicin. Saya tidak mau, biarlah kapan saja naiknya. Ternyata selesai juga dalam setahun.
Kadang-kadang kita berfikir untuk memberikan uang karena kita sudah takut duluan dokumen tidak diproses.

Bagi yang sudah melakukan seperti ini (sogok) lihat dulu apakah ada pemalsuan data atau tidak. Jika ada pemalsuan data maka hal itu adalah haram. Jika tidak ada pemalsuan data itu berarti kita sedang mengambil hak kita, jadi halal. Petugas yang memproses itu saja yang jahat. Untuk yang akan datang jangan lagi buat seperti itu (jangan lakukan sogok). Biarkan saja. Seandainya semua orang tidak melalukan sogok maka akan selesai juga.


admin
Jumlah Catatan: 0
No records