Siapa yang Paling Layak Jadi Imam?

JawabanUAS.com Syarat jadi Imam Layak jadi imam Pekanbaru View : 8568 |
Apa itu imam?
Secara definisi imam adalah orang yang diikuti, dalam kebaikan atau keburukan. Dapat juga diartikan pemimpin.

Imam dibagi:

1. Imam Kubro (imam besar)
Sultan, khalifah, amirul mukminin

2. Imam Shugro (imam kecil)
Imam mesjid, imam shalat.

Yang dibahas saat ini adalah imam kecil.

Syarat dapat menjadi imam.

1. Islam
2. Berakal
3. Baligh
4. Laki-laki (jika ada makmum yang laki-laki, jika makmum semua perempuan maka boleh imam perempuan)
5. Suci dari hadas dan khawas
6. Baik bacaan dan fisik
7. Bukan makmum
8. Sahibul lisan

Syarat tambahan

9. Adil (tidak fasik) (mahzab Hambali)
10. Mahzab Hanbali, Hanafi, Maliki: Imam tersebut bukan orang yang mengulang shalatnya karena ingin mencari keutamaan (fadilah).
Maksudnya. Jika ada orang yang telah shalat wajib berjamaah, kemudian ikut lagi menjadi makmum pada shalat berjamaah selanjutnya. Shalat yang kedua ini bukan shalat wajib, karena
dimaksudkan untuk mendapatkan keutamaan/fadilah. Tiba-tiba ada orang lain yang mengikut menjadi makmum. Tetapi dalam mahzab Syafii hal tersebut diperbolehkan karena makmum hanya mengikut gerakannya saja.


Siapa yang Paling Layak Jadi Imam?

1. Wali (penguasa)
Pada zaman nabi yang menjadi imam adalah nabi. Sepeninggal nabi Abu Bakar Ra yang mejadi imam. Kemudian Umar RA, Usman RA dan Ali RA.
Pada zaman sekarang tidak semua penguasa memiliki pengetahuan agama yang baik. Bidang politik bagus tapi agamanya kurang, ada yang agamanya bagus, politiknya kurang.
Maka terbagi menjadi dua, imam besar dan imam kecil.

2. Imam Ratib
Imam ratib adalah imam yang diangkat oleh raja, sultan, presiden (penguasa) ditempatkan di mesjid. Ratib artinya berkesinambungan atau terus menerus. Imam inilah yang selalu siap di mesjid, berkuasa di mesjid.
Imam ratib memberikan izin atau tidak kepada orang lain yang ingin menjadi imam.

3. Afqah (lebih faqih/faham)
Biasanya ahli tafsir, faham alquran

4. Aqra (lebih banyak dan lebih bagus bacaannya)
Jika ada dua atau lebih yang layak jadi imam, maka dipilih orang yang paling banyak dan paling bagus bacaannya.

5. Awra' (lebih wara')
Mempunyai sifat wara, kehati-hatian dalam mengamalkan agama

6. Aqdam Hijrah (lebih dulu hijrah)
Hijrah dari mekah ke Madinah, sehingga ini berlaku hanya pada masa nabi.

7. Asbaqu Islaman (lebih dulu masuk islam)
Jika berkumpul para mualaf, maka yang lebih dulu masuk Islam lebih baik menjadi imam.

8. Afdhalu Nasaban (nasab lebih mulia)
Lebih mulia dilihat dari nasabnya. Misalnya keturunan nabi para habib.

9. Ahsan Siratan (kepribadian lebih baik)
Lebih sopan

10. Pakaian lebih bersih

11. Badannya lebih bersih

12. Suaranya lebih bagus

13. Lebih bagus penampilan

14. Sudah menikah


Makruh Menjadi Imam

1. Fasiq
Orang yang terus menerus melakukan perbiatan dosa dengan kesdaran. Jika ada jemaah yang mengetahui maka orang tersebut makruh menjadi imam

2. Pelaku bidah yang tidak menyebabkan kekafiran.
Dicontohkan, misalnya ajaran membasuh kaki pada wudhu. tetapi orang tersebut hanya mengusap saja. Tidak seperti ajaran syiah yang meyakini bahwa ajaran wudhu itu seharusnya untuk Ali RA. Sehingga tidak mengakibatkan kekafiran.

3. Buta. Kecuali Mahzab Syafii memperbolehkan orang buta afdol menjadi imam karena dinilai lebih bersih karena tidak melihat maksiat.
Mahzab Hanbali, Maliki dan Hanafi mempermasalahkan imam buta ini karena khawatir dengan arah kiblatnya.

4. Mengimami suatu kaum padahal kaum itu tidak suka kepadanya
Ketidaksukaan karena hal yang syar'i

5. Bacaan terlalu panjang, lebih dari kewajaran
Akan dibahas tersendiri. Karena batas kewajaran tersebutpun relatif.

6. Terlalu banyak Lahn (jarr pada al hamd dan nashb pada Allah)
Kesalahan pada ujung bacaan

7. Tidak fasih pada beberapa huruf
Contoh. orang mesir sulit melafalkan huruf jim, mereka melafaskannya gim. Mesjid menjadi mesgit, Jamal menjadi Gamal. Pada surat dicontohkan: Tarmihim bihiGaratim .....FaGaalahum kaasfim...

8. Orang arab Baduy tidak boleh menjadi imam bagi arab yang menetap (sebenarnya bukan karena sukunya tetapi karena arab baduy yang nomaden ini kurang belajar. Intinya orang jahil tidak boleh menjadi imam orang alim)

9. Imam tidak boleh lebih tinggi sehasta dari makmum. (tempat shalatnya).

10. Anak zina makruh jadi imam (dimaksudkan disini adalah anak hasil zina yang tidak mendapat pendidikan)

 


admin
Jumlah Catatan: 0
No records