Penjelasan Buku 33 Tanya Jawab Qurban Ustadz Abdul Somad: 4. Tidak boleh menjual kulit hewan kurban untuk dapat keuntungan.

Tafaqquh video 20/Aug/2018 Tanya jawab kurban upah panitia kurban View : 698 |
Bagaimana dengan panitia kurban? apakah zaman dulu ada panitia kurban?
Zaman dulu orang Arab beternak. Kambing di belakang rumah. Begitu pulang shalat ied, dia ambil kambingnya, dibaringkan, dipotong, di bagi tiga. Langsung, dulu begitu. Sedangkan kita sekarang tidak punya ternak. Lalu kita sibuk. Maka kita minta bantuan orang.

Dibentuklah panitia kurban. Maka akadnya ada tiga, yang punya kambing, yang berkurban dan panitia kurban sebagai orang ketiga yang mempertemukan peternak dan yang akan berkurban. Maka akadnya "wahai panitia kurban, ini uang untuk biaya kurban sekaligus biaya operasional dan biaya lain yang terkait dengannya tunai". Maka panitia inilah yang nanti akan mensurveikan, melihat, memotongkan, membagikan. Maka jadilah panitia kurban yang amanah. Panitia yang tidak amanah makan haram, makanya dibahas di buku ini.

Apakah boleh panitia kurban mengambil daging kurban, dipotong dan dimasak sebelum dibagi?

Setelah pemotongan hewan kurban, daging bertimbun setinggi bukit. Datanglah panitia mengambil dan memasak sepotong. Bolehkah? Daging itu pemiliknya tiga orang. Milik yang berkurban, milik keluarga, tetangga, kerabat, milik fakir miskin. Status daging tidak jelas sebelum dibagi. Maka kalau dimakan, haram! Bagaimana cara menghalalkannya? Panggil tujuh orang yang berkurban itu, beritahu jatah mereka berapa kilo dan minta izin memasak untuk panitia berapa kilo. Jika mereka mengizinkan maka halal.

Apakah boleh menjual kulit, tanduk, kuku lalu diambil hasilnya?

Tidak boleh! Hadist riwayat Ali bin Abi Thalib, "kami sedekahkan kulitnya". Cari fakir miskin, berikan kulit, tanduk, kuku untuk mereka. Jangan dipotong kecil-kecil nanti kampung jadi bau bangkai karena tidak pandai mengolah kulit. Kalau dijual bagaimana pa ustad? Nabi menjawab. Siapa yang menjual kulit hewan kurbannya maka tiada kurbanlah baginya". Bolehkan kami yang menjualkan? Boleh. Uangnya langsung kasih ke fakir miskin. Jangan uang itu dipakai beli tali, beli kresek, nasi bungkus, rokok. Bagikan semua ke fakir miskin, jangan ada lagi unsur manfaat di dalamnya.

Bolehkah memberikan daging, kepala (hewan kurban) sebagai upah?

Hadiah boleh, upah haram. Apa beda upah sama hadiah? Kalau hadiah, ada alhamdulillah, kalau tidak ada, tidak masalah. Kalau upah, wajib ada, kalau tidak ada bisa ribut. Ada orang-orang yang mesti dikasih upah. Tukang potong, itu tak bisa tidak harus diberi upah. Jangan daging itu dijadikan upah. Bedakan antara upah dan hadiah.

Apakah boleh berkurban dalam bentuk uang?

Memberikan uang kurban untuk disedekahkan ke mesjid dengan niat kurban tidak bisa. Jangan ditukar-tukar. Jika kata Allah dalam bentuk kambing, ya potong kambing. Nanti untuk mesjid itu sedekah.

Apakah kurban sekali seumur hidup?

Setiap mampu berkurban.

Apakah Non muslim boleh di beri jatah kurban?

Boleh. Apa dalilnya? Datang Asma' menemui nabi. Emaknya musrik. "Emak saya datang ingin bertemu, dia rindu betul dengan saya, bolehkah saya menemui dia?" Boleh kata nabi. Bolehkah saya bersedekah untuk dia? Boleh. Itulah dalilnya, tapi dengan syarat kurban sunat. Kurban wajib tidak boleh. Kurban wajib itu apa pa ustad? Kurban nazar.

Apa hikmah yang bisa diambil dari pelaksanaan kurban itu?

Ada lima.
Pertama melaksanakan perintah Allah.
Kedua, melaksanakan sunah rasulullah.
Ketiga, membangkitkan semangat kebersamaan.
Keempat, mengikis sifat kikir, pelit, bakhil, kedekut, sifat-sifat kehewanan.
Kelima, ketakwaan dari orang yang memotong hewan kurban.

Inilah isi dari buku ini, 33 tanya jawab kurban.


Admin
Jumlah Catatan: 0
No records