Pandangan UAS tentang menikah usia muda

Juan Migers 01/May/2018 nikah muda menjaga kemaluan Lamongan View : 1077 |
Pertanyaan :
Bagaimana pendapat ustadz bila ada akhwat yang ingn menikah muda tetapi orang tua tidak setuju karena ingin anaknya lulus kuliah dan menggapai cita-citanya dulu baru menikah.
SESI Tanya Jawab Ustadz Abdul Somad di Masjid Namira Lamongan JAWA TIMUR 29 APRIL 2018

JawabanUAS:

Saya termasuk kategori yang telat menikah, makanya umur sudah empat puluh satu tahun anak masih kecil karena terlambat menikah. Bulan agustus kemarin saya sebulan di Kairo. Di undang oleh adik-adik untuk dialog. "Ustadz Somad, apa pendapat ustad tentang kami yang kuliah di Kairo ini, bagaimana kalau kami menikah?" Saya bilang "baik (menikah) ". Gabungkan saja kiriman dari orangtua kalian untuk biaya hidup.

Siapa diantara kalian yang mampu menikah, menikahlah karena menikah itu menjaga pandangan dan menjaga kemaluan.

Kepala kalian lebih terjaga, apalagi anak yang hafal Quran. Dengan menikah maka hafalannya terjaga.

Ada seorang imam dari Palestina mau ingin beli roti gandum (di Pekan Baru), sudah masuk ke dalam roko roti kemudian keluar lagi (tidak jadi), kenapa? karena penjaganya perempuan pakai rok mini. Dia tidak mau hafalannya hilang karena melihat lutut penjaga toko. Saya tanya, kenapa tidak masuk? Jawabnya, aku tidak mau hafalan Quranku hilang gara-gara melihat aurat perempuan. masuklah saya ke toko roti tersebut dan membeli roti. Ada jamaah yang bertanya, ustadz, ga takut hafalannya hilang? Sudah lama hilang jawab saya.

Bagi bapak-bapak, ibu-ibu yang mampu menikahkan, nikahkanlah. Lihat Ustadz Arifin Ilham, dia mampu dan dia menikahkan anaknya umur 17 - 18 tahun. Sekarang diundang kemana-mana memberi motivasi menikah muda.

Tips minta izin orangtua untuk menikah muda.

Jangan ngomong langsung ke orangtua. Jangan kamu yang ngomong, Orangtuamu itu ngajinya sama siapa? misal sama ustadz Fulan, maka minta tolonglah sama ustadz Fulan untuk membicarakannya. Atau misalnya bapaknya kerja di kantor bupati Lamongan, maka mintalah pak bupati yang ngomong.

 


Admin
Jumlah Catatan: 0
No records