Hubungan dengan Allah & Hubungan dengan Manusia (2)

VlOG ANYARAN 15/Feb/2018 Salam pada orang mati Menara kembar Malaysia View : 555 |
Bag-2 LIVE MENARA KEMBAR BANK RAKYAT KL 15 Februari 2018 [Ustadz Abdul Somad Lc,MA]
Tajuk: *Hubungan dengan Allah & Hubungan dengan Manusia*

KAMIS - 15 FEBRUARI 2018 / 29 Jamadilawal 1439

Apa makna Salam pada orang mati?

Selamat engkau dari azab kubur, selamat engkau pada titian shirotol mustaqim, selamat engkau dari azab Allah, selamat engkau masuk kedalam surga Allah.  Tak putus hubungan kita walau sudah berada di alam yang berbeda. Dia di alam barzakh kita di alam dunia.  Diantara kedua alam ini ada pemisah.  Tidak disebut di alam dunia karena sudah mati dan tidak disebut di alam akhirat karena dunia belum kiamat. Antara dunia dan akhirat ada pemisah, itulah dia alam barzakh. Maka salam dibagi dalam tiga bagian. Pertama adalah salam yang wajib dijawab, seperti salam saya tadi. Salam kedua salam yang tak boleh dijawab ialah salamnya imam selesai shalat. Ketiga salam yang kita tak ingin mendengar jawabannya, yakni salam kepada orang meninggal dunia.

"Maukah kamu aku tunjukkan amal yang ringan tapi bila kamu ucapkan kamu akan berkasih sayang" apa amalan itu? Tebarkanlah salam.
"Kamu tidak boleh mengucapkan salam kepada Yahudi dan Nasrani"  mengapa tidak boleh? karena mereka tidak mendapat keselamatan dari api neraka.  Jadi jika ada kawan kita atau tetangga kita berkata "kenapa tidak mengucapkan salam kepada saya?" katakanlah saya akan mengucapkan salam kepadamu jika kamu sudah mengucapkan syahadat.

00:05:42

Suatu ketika sakitlah Imam Hasan Al Basri. Nabi punya sahabat bernama Abdullah bin Abbas yang punya murid diantaranya Al Hasan Al Basri.  Dia sakit dirumahnya. Di atas rumahnya adalah rumah orang Kristen Ortodok dan bertamu menjenguk imam serta mengucapkan "Assalamualaikum" yang dijawab oleh imam "Waalaikum". Mana Hasan? dia dalam kamar karena sedang sakit. Masuklah tamu tersebut kedalam kamar dan melihat ada bejana yang menampung air bocor dari rumah atas.  Tamu tersebut bertanya "sudah berapa lama kamu menampung air dari atas?" di jawab "20 tahun".  Berkatalah tamu Kristen "itu adalah air kotor dari rumah saya. Kenapa tidak memberitahu?" Imam hasan menjawab "begitulah agama kami mengajarkan bertetangga walaupun berbeda agama". Maka tamu tersebut mencabut salibnya dan berkata "saksikanlah Hasan, sesungguhnya yang kau bawa ini adalah benar" dan ia pun bersyahadat masuk Islam. Begitulah kisah ini disebutkan dalam kitab Saah wa Saah yang ditulis oleh Syekh Mahmud al-Masri.  Makna dari cerita ini adalah bahwa orang masuk Islam bukan karena kekerasan dan pedang, tetapi dengan kelembutan hati dan maaf.

00:21:50

Pertanyaan
Saya selalu mengamalkan zikir dan wirid sebelum tidur. Pertanyaannya, bolehkan berzikir dan wirid tersebut selagi junub datang bulan?

JawabanUAS

Orang yang sedang dalam keadaan junub, tidak boleh :

  1. memegang Qur'an
  2. membawa Qur'an
  3. membaca Qur'an
  4. Itikaf
  5. Tawaf
  6. Puasa
  7. Shalat

Ini 7 hal yang tidak boleh dalam kondisi junub atau datang bulan yang disebutkan dalam Kitab Fiqih Islami wa Adillatuhu Karangan DR Wahbah Zuhaili.
Zikir diperbolehkan dalam keadaan junub atau datang bulan, sepanjang tidak membaca ayat Qur'an. Doa-doa yang berasal dari ayat diperbolehkan karena saat dibaca itu bukan sebagai ayat, tetapi sebagai doa. Contoh "Rabbana atina fiddunya hasanah wa fil akhiroti hasanah waqina 'adzabannar".
Mahzab Hambali memboleh membaca Qur'an pada saat junub/datang bulan bagi guru dengan syarat ayat Qur'an tersebut dibaca patah-patah (tidak bersambung).
Menurut Mahzab Maliki, perempuan yang hafal Qur'an diperbolehkan mengulang bacaan Qur'annya dalam keadaan haid/datang bulan dengan syarat hanya dalam hati.


admin
Jumlah Catatan: 0
No records