Ciri-ciri kelompok yang sudah keluar dari ahlisunnah wal jamaah

TAMAN SURGA. NET 05/Apr/2018 Ahli sunnah wal jamaah Masjid Cahaya Iman Sabah - Malaysia View : 832 |
Ciri-ciri kelompok yang sudah keluar dari ahlisunnah wal jamaah
Masjid Cahaya Iman Sabah - Malaysia - Ustadz Abdul Somad Lc, MA

Kepada kaum muslimin dan muslimat, saya diminta untuk menyampaikan tentang ahlisunnah wal jamaah, sebab banyak orang "tergelincir" keyakinan, akidah, pemahaman Islam karena tidak berpegang pada ahlisunnah wal jamaah. Siapa ahlisunnah wal jamaah itu? Syekh Ali Jum'ah (Fadhilatu Shaikh DR. Ali Gomaa Mohamed Abdel Wahab lahir di Bani Suwayf, 3 Maret 1951; umur 65 tahun, adalah Mufti Besar Mesir periode 2003 - 2013), mufti Mesir yang dulu memberikan maklumat mengenai siapa itu asyari (ahlisunnah wal jammah).

  • Pertama, dalam bidang akidah adalah asyari atau maturidi
  • Dalam fiqih, berpegang kepada empat mahzab. Hanafi, Maliki, Syafii dan Hanbali.
  • Dalam ahlak tassauf adalah Junaid Al Baghdadi dan Abu Hamid Al Ghazali.

Kita inilah ahlisunnah wal jamaah. Selain daripada ini keluar dari ahlisunnah wal jamaah.

Muktazilah keluar dari ahlisunnah wal jamaah.

Apa sebab? Karena setidaknya disebabkan oleh dua hal. Pertama mengatakan Al Qur'an adalah mahluk. Kedua karena mengatakan bahwa takdir itu tidak ada. Mereka hanya mengimani 5 saja, Allah, Malaikat, Kitab Al Qur'an, Rasul dan Hari Kiamat. Sedangkan Takdir tidak ada. Ini telah keluar dari ahlisunnah wal jamaah.

Khawarij keluar dari ahlisunnah wal jamaah.

Sebab mereka Takfiri, mengkafirkan Sayidina Ali, Sayidina Muawiyah, Sayidina Amar bin Ash. Menurut mereka tiga orang ini telah kafir dan halal darahnya. Mengkafirkan sesama Ahlisunnah maka menyebabkan mereka keluar dari ahlisunnah wal jamaah.

Syiah, keluar dari ahlisunnah wal jamaah.

Menurut Syekh Ali Jum'ah ada lima perkara yang menyebabkan kita tidak dapat bersama dengan syiah.

  • Pertama, mereka mengatakan bahwa setelah kepemimpinan Nabi Muhammad maka seharusnya yang menjadi pemimpin itu adalah Sayidina Ali. Siapa yang merampas d(kekuasaan) dari Ali maka kafirlah dia. Sedangkan kita ahlisunnah wal jamaah berpendapat kepemimpinan setelah nabi berdasarkan ijma sahabat dan mengangkat Abu Bakar Sidiq.
  • Kedua, Syiah mengatakan bahwa Al Qur'an itu tidak original (asli) sebab sudah terjadi perubahan-perubahan. Sedangkan kita ahlisunnah wal jamaah berpegang kepada ayat “Inna nahnu nazzalna adz zikra wa inna lahu lahafidhun” Artinya:“Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al-Quran, dan sesungguhnya Al-Quran telah dijaga”.
  • Ketiga, syiah berkeyakinan taqiyah. Taqiyah adalah jika mereka berkumpul dengan orang-orang yang ahlisunnah, maka mereka akan mengaku ahlisunnah. Tetapi jika berada dikumpulan orang syiah mereka mengaku syiah.
  • Keempat, mereka berkeyakinan Bada' . Tuhan tidak tau apa yang terjadi esok hari. Tidak tau apa yangakan terjadi pada mahluk.
  • Kelima, Mereka mengkafirkan sahabat nabi. Kita, kalau disebut nama sahabat nabi selalu mengatakan Radiallahu Anhu. Misal Abu Bakar Sidiq Radiallahu Anhu (RA). Sedangkan syiah mengatakan Lakanatullah kepada para sahabat nabi. Kita tidak mungkin duduk bersama dengan orang yang mencaci maki sahabat nabi.

Admin
Jumlah Catatan: 0
No records