Calon muslim berpasangan dengan non muslim, itu sama dengan gulai kentang campur anjing. Paham?

Media Hijrah 19/Mar/2018 Pemilu Jangan Golput Perawang, Siak View : 2199 |
Pertanyaan:
Apa pendapat ustad mengenai pemimpin yang tidak menggunakan kekuasaannya mencegah kemungkaran seperti tempat prostitusi, tempat judi..
Ustad ABdul Somad di Masjid Nurul Islam KPR 1 Perawang ||18 Maret 2018|| Kab. Siak

JawabanUAS

Itu sama dengan orang punya HP tapi cuma bisa/tau tombol hijau dan merah saja. Padahal video mp3 ada, rekaman ada, internet ada, WA, chating ada dll. Orang ini tidak tau kemampuan hpnya, taunya hanya tombol hijau untuk bicara dan tombol merah untuk berhenti. Dia punya tandatangan, punya kekuasanaan, perda, pergub, perwako, tapi tidak dipakainya. Yang dianggapnya ibadah itu baca yasin. Baca yasin itu ibadah anak TK, puasa sunnat itu amalan anak SD, siapapun bisa puasa sunat. Kalau kau punya kekuasaan maka kau pakai kekuasaan itu untuk menolong agama Allah. Itulah baru namanya punya kekuasaan.
Punya kekuasaan kok ibadahnya shalawat, itu ibadah anak sekolah, anak pesantren. Kalau kau punya kekuasaan, tahan/cegah tangan orang dari berbuat haram, bisa! Buat Perda tidak boleh jualan makanan dari jam 6 pagi sampai jam 6 sore pada bulan Ramadhan.Itu hanya bisa dengan kekuasaan.

Apa pandangan ustad, yang bisa ustad berikan kepada kami masyarakat yang cinta dengan Tholabul ilmu (menuntut ilmu) namun tidak berbuat untuk memberantas kemaksiatan?

Setan akhros (setan bisu) adalah orang yang diam menengok kemungkaran. Sekarang ini yang ribut melihat kemungkaran siapa? FPI. Makanya yang marah sama FPI itu adalah setan.
Saya pernah diajak kawan beli tiket dulu sebelum jadi ustad. Entah bagaimana diajaknya saya ke tempat lokalisasi. Entah dia hendak menguji iman saya. Pada saat makan, minum dibisikkannya, ini tempat lokalisasi, hah!. Tapi bagus juga untuk dialog maka saya tanya "kalian tidak takut sama petugas?" Apa yang takut pak, mereka selalu kesini. Jadi apa yang paling kalian khawatirkan? FPI. Khawatir juga saya kalau-kalau FPI datang sekarang, ditangkapnya saya. Maka kami langsung pergi.

Jadi jika ada yang ingin bubarkan FPI, bubarkanlah. Akan lahir ormas-ormas lain, kenapa? karena didalam diri orang beriman pasti ada semangat nahi mungkar.

Mohon beri kami arahan yang jelas dalam khilafiah boleh dan tak bolehnya perbedaan sudut pandang seperti perbedaan partai politik.

Jangan pilih parpol yang pro kepada pemimpin kafir.

Ada gulai kambing campur kentang, dan ada gulai anjing tambah kentang, maka pilihlah gulai kambing campur kentang. Jangan katakan kentang bisa menghalalkan anjing.

Apa maksud ustad?

Di beberapa kabupaten ada calon muslim berpasangan dengan non muslim, itu sama dengan kentang campur anjing. Paham?

Di tempat kita (Riau) gulai kentang campur anjing ini tidak ada. Yang ada kentang sama wortel, maka pilihlah makanan yang paling berkualitas. Ada kangkung sama genjer, dan ada kentang sama wortel, gunakan telinga dengar baik-baik, pasang mata, lihat baik-baik, gunakan hati. Jangan sampai golput (tidak memilih). Golput tidak akan menguntungkan umat Islam. Kita berijtihad dengan memilih.

Ada sembilan pemilihan di tahun 2018 dan 2019 ini, maka berijtihadlah. Jangan merusak istikharah kita gara-gara money politik/riswah.

Apa pedoman yang jadi acuan kami dalam memilih pemimpin, partai, ormas dll.
Mana yang paling mendekat ke Islam. Pikir baik-baik. Kalau kita istiqomah, Allah akan memberikan ilham.


Admin
Jumlah Catatan: 0
No records