Begini penjelasan Ustadz Abdul Somad tentang istilah partai setan dari Amin Rais

Talkshow tvOne 26/Apr/2018 Amin Rais Partai setan TV One View : 1018 |
TVOne :
Assalamualaikum Pa Ustadz, terima kasih waktunya untuk @fakta_tvone.
Tadi ada tausiyah pa ustadz tentang pemimpin, ini berhubungan juga dengan apa yang sedang terjadi saat ini. Pa ustadz sudah tau ada tausiyah yang kembali dilaporkan. Kebetulan tausiyahnya pa amin rais soal Surat Al Mujadilah ayat 19 dan 22 golongan Allah dan golongan setan.

JawabanUAS:

Ha Zai Ba, artinya hizbun, artinya kelompok. Dulu zaman nabi tidak ada partai jadi suatu kelompok, komunitas disebut dengan hizb. Makanya kumpulan-kumpulan doa yang disusun menjadi satu kesatuan itu disebut hizib. Kalau saya minta ke kyai, kyai tolong dong kasih saya doa. Nanti saya dikasih hizib, artinya kumpulan-kumpulan. Kumpulan doa disebut hizib, kumpulan jenis orang disebut hizib/partai.

Nah, pada zaman Nabi Muhammad Salallahu Alaihi Wassalam, ada disebut dengan perang ahzab. Disebut dengan ahzab karena pada waktu itu ada kelompok munafik, ada kelompok kafir, kafir musrik dari Mekkah, ada kelompok Yahudi yang ada di Madinah. Berkelompok mereka, maka disebut kelompok ini ahzab. Orang yang ingkar melawan agama Allah, melawan kebenaran disebut dengan syaiton. Syaito itu diambil dari kata syato yasitu artinya binasa. Syato yasitu syaiton kelompok setan, sedangkan kelompok yang menolong agama Allah disebut dengan Hizbullan. Ketika kita menolong agama Allah, menegakkan hukum halal, haram, menegakkan kebenaran maka itu Allah. Karena hanya ada dua saja, yang haq, benar dan yang bathil. Tidak ada abu-abu yang condong kesini, miring kesini tergantung kepentingan, tergantung maslahat. Mudah-mudahan kita masuk dalam hizbullah, menolong agama Allah, berpihak pada kebenaran. Ketika kita berpihak kepada penista agama, mengolok-olok agama, maka ini perbuatan setan.

Jadi penggunaan istilah ini bukan istilah baru, ini sejak lama sejak zaman Nabi Muhammad disebutkan dalam Qur'an. Jadi kalau ada tokoh, atau siapapun dia hari ini, maka dia sedang berbicara tentang agama, tentang istilah-istilah dalam agama. Tapi memang zaman sekarang musimnya lagi lapor melaporkan dan tidak tertutup kemungkinan sayapun akan dilaporkan orang karena bicara ini.


@fakta_tvone :

Tapi ini berkorelasi kan pa ustadz. Sudah masuk tahun politik, boleh bicara soal pemimpin, soal partai, golongan, kepentingan dll. Sebenarnya kan agama juga masuk didalam situ sebenarnya.

JawabanUAS:

Memisahkan agama dari politik sama dengan memisahkan agama dari jual beli, memisahkan agama dari pernikahan.

Jual beli, pernikahan, politik itu kan bagian dari kehidupan. Agama datang mengatur kehidupan. Jadi kalau agama hanya cerita tentang mati, tentang kubur, untuk apa fungsi agama? Ayat paling panjang dalam Al Qur'an adalah Al Baqarah 282 justru ayat tentang jual beli, hutang piutang. Melepaskan agama dari bisnis sama dengan melepas agama dari kehidupan. Lah gimana? Islam ini sebagai "way of life", jalan hidup. Bagaimana saya menjalani hidup saya berpolitik. Siapa yang melihat kemungkaran, rubah dengan tangan, tidak sanggup dengan tangan, rubah dengan lisan. Kita harus mengatakan.

Kita tidak bisa melawan. Ini seperti air bah yang kalau di stop dia akan melimpah pecah, nauzubillah.

@fakta_tvone : terima kasih pa ustadz atas waktunya.


Admin
Jumlah Catatan: 0
No records