Ahli ibadah tetapi rezeki susah.. bukankah kemaksiatan yang menghalang rezeki?

Fodamara TV 28/Dec/2017 rezeki nasib dan takdir View : 758 |
Ada orang yang taat beribadah, puasa, dermawan suka menolong orang meski sendirinya pas-pasan. Berbakti pada orang tua, selalu sholat dhuha, rajin menuntut ilmu, rendah hati, setiap saat baca Qur'an, rendah hati, hampir tiap hari itikaf di mesjid. sudah bertahun-tahun shalat isra tapi ekonominya pas-pasan sekali. Sementara kalau tak salah baca, kemaksiatan adalah penghalang pintu rezeki. Kenapa rezekinya tak lancar?

Jawaban Ustad ABdul Somad

Apa sebab? ada beberapa hal.
Pertama boleh jadi dia tidak belajar manajemen cara mencari rezeki. Karena mencari rezeki juga perlu ilmu. Maka dibuatlah kursus pertanian dll. berusaha. Jika setelah berusaha rezeki tidak juga datang barulah itu takdir ketetapan Allah.
Ada hamba-hamba yang menurut Allah jika ditambah rezekinya sedikit saja dapat merusak otaknya (imannya). Jika dulu semuanya sekedar cukup saja, setelah bertambah rezeki makin banyak keinginannya dan semakin kacau kehidupannya.

Sebaliknya, ada orang yang tidak pernah shalat, tidak puasa, sedekah tidak pernah tetapi rezekinya lancar. Itu namanya Istidroj.
Jangan pernah mengatakan Allah tidak sayang. Disitulah letak keadilan Allah SWT.

Jadi pada kasus diatas, ibadah kuat tetapi rezeki tidak lancar ada dua kemungkinan.
1. Memang tidak punya keahlian.
2. Allah memang sudah mencukupkan rezekinya segitu supaya tidak rusak keimanannya.

Ada jenis orang yang jika disusahkan oleh Allah imannya bertambah rusak, ada yang diberi rezeki berlimpah menjadi lebih baik. Demikian juga sebaliknya.


admin
Jumlah Catatan: 0
No records