8 keringanan beribadah dalam Islam

Media Hijrah 21/Feb/2018 Keringanan beribadah Islam itu mudah Malaysia View : 786 |
Selalu ada keringanan beribadah dalam Islam, disarikan dari ceramah Ustad Abdul Somad
18.02.2018 UST ABDUL SOMAD - ISLAM ITU INDAH - di Masjid Raja Tengku Munawir Seri Menanti Negeri Sembilan-Malaysia Tema : ISLAM ITU MUDAH

Tajuk (tema) ceramah ini adalah "Islam Itu Mudah", sebab sekarang ade orang yang tampakkan Islam itu susah. Banyak orang tidak jadi masuk Islam, karena terlihat susah. Padahal kata nabi Muhammad Shalallaahu 'Alayhi Wasallam "Yassiru.. yassiru". yassiru wala tu'assiru wabasysyiru wala tunafiru". mudahkanlah dan janganlah engkau persulit orang lain dan berilah kabar gembira pada mereka, jangan membuat mereka menjadi lari (HR. Bukhari).
Di Mesir, ditulis dalam satu buku "Al-Islamu mahjubun bil muslimin" Orang Islam inilah yang menjadi dinding, menjadi hijab bagi Islam.
Sampaikan saja ayat-ayat dan hadis-hadis itu, jangan paksa-paksa orang. Tidak ada paksaan untuk masuk Islam.Katakan yang haq itu datang dari Allah, siapa yang mau beriman silahkan beriman, yang ingin kafir silahkan kafir.

Islam itu mudah. Berikut beberapa hal dalam ibadah yang bisa mendapat keringanan.

1. Keringanan dalam Bersuci.

Baiknya mandi, apalagi setelah tidur malam. Ada hadis yang berbunyi "barang siapa yang makan bawang merah, bawang putih, janganlah datang ke mesjid, karena malaikat tersakiti oleh baunya". Oleh sebab itu bersih dan wangi itu baik dan dianjurkan. Sebelum shalat dianjurkan juga sikat gigi. "kalau tidak memberatkan bagi umatku, aku suruh mereka bersiwak (sikat gigi)". Tapi ada orang yang tidak boleh mandi karena kesehatannya. Dokter melarangnya mandi. Oleh sebab itu untuk shalat hanya wudhu saja. Jika wudhu pun tidak diperkenankan maka bertayamum.

Cara tayamum adalah dengan menggunakan debu tanah yang bersih tidak ada bau. Pukulkan kedua telapak tangan sebanyak dua kali ke debu tersebut dan tepukkan tangan, hembuskan debu ditangan dan usapkan ke muka sekali saja.
Kemudian pukulkan lagi debu tersebut, tepukkan tangan 3 kali di bagian ujung telapak tangan, bagian tengah dan bagian belakang tapak tangan, baru diusapkan ke tangan kanan mulai dari ujung jari bagian luar (punggung jari) sampai ke siku bagian luar dan dari arah sebaliknya siku bagian dalam sampai ujung jari bagian dalam. Hanya muka dan tangan saja. Tayamum tidak pakai kumur-kumur. Satu kali tayamum hanya boleh untuk satu shalat saja.
Dalam Mahzab Syafi'i untuk tayamum mesti nampak debunya, jika dipukul terlihat kepulan debu. Mahzab Maliki tidak mengharuskan debu yang terlihat (jika dipukul), dengan batu pun boleh. Di Maroko, disetiap tiang mesjid selalu ada batu. Dan bagi Mahzab Maliki, mengusap tangan dalam tayamum tidak sampai ke siku, cukup sampai pergelangan tangan.
Begitulah mudahnya.
Islam selalu memberi jalan yang lapang dalam keadaan apapun.

2. Keringanan dalam Shalat.

Shalat diperintahkan tegak berdiri. Orang melayu menyebut sembahyang, orang arab menyebut sholah. Sholah itu artinya mebungkukkan tulang belakang. Akan tetapi ada orang-orang yang tidak bisa berdiri maka diperbolehkan duduk.
Sewaktu saya di Kaherah (Kairo - Ibukota Mesir), saya selalu melihat ada kursi didalam mesjid. disimpan tiga-lima di kiri dan tiga-lima dikanan. Kursi ini dipersiapkan untuk jemaah yang tidak bisa shalat berdiri. Itu dulu, sekarang? bulan agustus kemarin saya kesana lagi tidak ada lagi kursi di kiri dan kanan, tapi dibelakang disediakan kursi sebanyak tiga shaf. Jangan biarkan orang yang sakit tidak bisa tegak berdiam diri dirumah, ajak dia kemesjid.
Cara shalat untuk orang yang sakit ini, bergantung pada tingkat sakitnya. Jika masih bisa berdiri, tapi tidak bisa sujud maka pada awal shalat berdiri, kemudian ruku, barulah saat sujud duduk dikursi. Tetapi jika memang tidak bisa berdiri maka boleh dari awal shalat duduk dikursi.
Bagaimana dengan orang yang tidak bisa berdiri dan tidak bisa duduk? maka shalatnya tidur miring ke arah kiblat. Jika tidak dapat miring maka shalatnya menggunakan isyarat mata saja.

3. Keringanan dalam Sedekah.

Semua tulang-tulang di badan kita bisa bersedekah. Berjalan menuju mesjid bersedekah, satu langkah menghapuskan dosa dan satu langkah lagi menaikkan derajat. Tulang-tulang jari bersedekah saat berzikir. Jika berzikir menggunakan tangan, gunakanlah hanya tangan kanan saja. Diperbolehkan berzikir menggunakan tasbih. Abu Huraira berzikir menggunakan simpul tali sebanyak dua ribu simpul.
Yang punya uang boleh bersedekah uang atau membangun mesjid. "Siapa yang membangun mesjid maka akan dibangunkan satu istana untuknya didalam surga".
Apa kata orang susah/miskin? Allah tak adil, surga hanya untuk orang kaya saja, aku tak punya harta. Bagaimana? Jangan bersedih hati, Islam itu mudah. "Siapa yang shalat 12 rakaat sehari semalam dibangunkan baginya istana didalam surga", sama dengan ganjaran sedekah membangun mesjid. Apa yang 12 rakaat itu? 2 rakaat sebelum subuh (qobliyah subuh), empat rakaat sebelum zhuhur, dua rakaat setelah zhuhur, dua rakaat setelah magrib dan dua rakaat setelah isya (shalat sunnat qobliyah dan ba'diyah). Jadi Islam itu mudah.

4. Keringanan dalam Haji

Tidak ada balasan bagi haji mabrur selain surga. Sedih orang miskin dan orang susah. Sekarang, walaupun ada uang belum tentu bisa pergi berhaji. Kuota penuh untuk bertahun-tahun. Di Malaysia menunggu berhaji sampai 30 tahun. Jadi jika mendaftar sekarang berangkat haji 30 tahun lagi. Sehingga tidak semua orang punya kesempatan naik haji. Apakah Allah tidak adil? Allah adil, Islam itu mudah. Selalu ada cara lain.
Siapa yang membesarkan tiga anak perempuan, ketiga anak itu beradab, budi baik, shaleh, menikah dengan laki-laki yang baik dan terus baik sampai mati maka surga baginya walaupun tidak pergi haji. Ini dari hadis shahih.
Bagaimana kalau cuma dua anak perempuan? Kata Nabi tetap masuk surga. Kalau satu? tambah lagi (anaknya).
Masuklah surga melalui pintu-pintu yang banyak. Maka jangan membatasi kebaikan.
Berhutang untuk berhaji diperbolehkan dengan syarat ada yang diharapkan untuk membayarnya dan tidak ada riba. Contoh, jika sawah kita akan panen dua bulan lagi tetapi kita perlu uang sekarang maka boleh meminjam karena ada sawah yang akan panen untuk membayarnya.
Kemudahan lain dalam Islam untuk mendapat pahala seperti berangkat haji adalah dengan cara "Siapa yang shalat subuh berjamaah, duduk berzikir di mesjid, dan shalat sunat Israj dua rakaat maka mendapat pahala seperti pahala haji dan umroh" (Hadist Hasan, Riwayat Imam Tirmizi).
Bacaan-bacaan dalam ibadah haji adalah sunnat. Cukup dengan bacaan tasbih saja tetap sah. Dalam ibadah haji tidak ada rukun qauli (bacaan), rukun haji hanya gerakan saja yakni tawaf, sa'i, wukuf, melempar jumroh, tahallul.

5. Keringanan dalam Amalan perempuan sedang datang bulan.

Saat berjunub dan atau datang bulan, perempuan dilarang shalat, puasa, membaca Qur;an dll. Apakah Allah tidak adil? Allah adil dan Islam itu mudah. Gantilah dengan berzikir, bershalawat. Siapa yang bershalawat satu kali Allah balas dengan sepuluh kebaikan, ditutupi sepuluh kesalahan, dinaikkan sepuluh derajat kemuliaan. Shalawat bukanlah untuk nabi, tetapi untuk kebaikan kita yang mengucapkannya.

6. Keringanan dalam Bacaan dalam shalat

Bagi para mualaf, yang belum hafal surat-surat Al Qur'an, belum hafal bacaan dalam gerakan shalat, cukup baca Fatiha saja. Shalatnya tetap sah. Bagi mualaf yang masih belum hafal Fatiha maka bacalah ayat sepanjang Fatiha tersebut. Fatiha terdiri dari tujuh ayat, maka bacalah ayat yang hafal itu sebanyak tujuh kali. Misalnya cuma hafal Bismillah saja, maka bacalah Bismillah sebanyak tujuh kali. Sah. Begitulah mudahnya Islam.

7. Keringanan dalam Puasa

Puasa juga mudah. Ada keringanan bagi orang yang tidak bisa berpuasa karena sakit atau dalam perjalanan.

8. Keringanan dalam Zakat

Ada orang yang jika diajak melakukan amalan itikaf, tahajud maka ikut melaksanakan. Tetapi saat akan mengeluarkan uang zakat menjadi berat hati. Padahal ada keringanan dalam hal zakat. Apa? Zakat hanya diwajibkan bagi orang yang memiliki harta setara dengan 85 gram emas.

Islam itu mudah, tapi jangan mudah-mudahkan Islam dengan ibadah-ibadah yang bathil. Ibadah tetap ada aturannya, keringanan-keringanan tersebut semua ada dalilnya.


admin
Jumlah Catatan: 0
No records