6 Amalan yang sampai kepada orang yang meninggal dunia

Tafaqquh video 19/Jan/2018 amalan untuk almarhum bidah View : 2802 |
Pertanyaan
Menit 21.24

Ustad Somad, saya tetap tidak setuju doa sampai kepada orang mati. Yang sampai hanya doa anak saja. Ini hadisnya "Kalau anak Adam mati, amalnya putus kecuali tiga, pertama sedekah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak sholeh".

Jawaban Ustad Abdul Somad
Saya luruskan, bahwa bunyi hadis tersebut dalam Shahih Muslim bukannya "anak Adam mati" tetapi "kalau manusia mati".
Kemudian, makna tiga amal sampai itu bukan membatasi amal yang sampai tetapi memberitahu bahwa amal waktu hidup dulu telah putus. Contoh amal shalat dhuha. Tentu setelah mati tidak dapat lagi shalat dhuha maka disebut amal putus. Contoh lain amal membaca Quran, setelah mati amal ini putus karena tidak dapat lagi membaca Al Quran. Ada tiga amalmu yang dulu selagi masih hidup dilakukan yaitu Ilmu yang bermanfaat, sedekah jariyah, dan doa anak shaleh (anakmu adalah amalmu).
Jadi hadis ini menjelaskan bahwa amal ketika hidup dulu terputus.

Amalan yang sampai kepada orang yang meninggal dunia.
1. Doa
2. Baca Quran, dalilnya: dalam kitab Roh yang ditulis oleh Imam Ibnu Qayyim Al Jauziyyah murid Imam Taimiyah (terjemahan Indonesia dicetak oleh Pustaka Al Kautsar). kata Abdullah bin Umar bin Khatab, "Nanti kalau aku mati, ada satu orang di atas kuburku membacakan pada kepalaku awal Surat Al Baqarah. Pada bagian kepalaku awal Al Baqarah". (AlifLamMim sampai Waulaika humulmuflihun)

الٓمٓ ﴿١﴾ ذَٰلِكَ ٱلْكِتَٰبُ لَا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ ﴿٢﴾ ٱلَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِٱلْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ ٱلصَّلَوٰةَ وَمِمَّا رَزَقْنَٰهُمْ يُنفِقُونَ ﴿٣﴾ وَٱلَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيْكَ وَمَآ أُنزِلَ مِن قَبْلِكَ وَبِٱلْءَاخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ ﴿٤﴾ أُو۟لَٰٓئِكَ عَلَىٰ هُدًى مِّن رَّبِّهِمْ وَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُفْلِحُونَ ﴿٥﴾

Sedangkan pada bagian kaki bacakan tiga ayat ujung Al Baqarah mulai dari Lillahi maafis-samaawaati wa maa fil-ardh. Sampai habis Surat Al Baqarah.
Itulah dalilnya bacaan Al Quran sampai untuk orang yang sudah meninggal.
Sebaik-baiknya tentunya khatamkan 30 juz Al Quran. Jika tidak dapat bacakanlah Surat Yasin (hatinya Al Qur'an). Paling sedikit bacakanlah Al Fatihah (Ummul Quran).

Ibnu Taimiyah, imamnya ahlussunnah, paling penolak bid'ah dalam kitab Majmu Fatawa mengatakan bacaan Al Quran untuk orang meninggal dunia adalah sampai.

3. Sedekah.
Bertanya Saad sahabat rasul, Ya Rasulullah, ibuku sudah meninggal dunia, jika aku bersedekah apakah sedekahku sampai? Dijawab rasul "sampai".
Sedekah yang paling afdol adalah memberi air minum. Tetapi di jakarta/Indonesia jangan kasih air karena air banyak tidak seperti di arab. Sedekahkanlah apa yang paling diperlukan. Pergilah ke tempat-tempat kumuh, miskin, sekolahkan anak-anak yatim, niatkan pahalanya untuk almarhum. Pahala sedekah tersebut sampai kepada almarhum.

4. Tahlil (Lailahailallah), Tasbih (Subhanallah), Tahmid (Alhamdulillah), Takbir (Allahuakbar). Mana dalilnya? Nabi mengambil pelepah kurma, dibelah menjadi dua. Sebelah ditusukkan ke makam yang ini, sebelah ke makam satu lagi. Sahabat bertanya "ada apa ya Rasulullah?" Kata nabi, dua makam ini sedang di azab, yang satu ini di azab, yang ini karena membawa-bawa omongan, gosip, merumpi yang mengakibatkan pertengkaran. Makam ke dua di azab karena tidak cebok (cuci) setelah buang air. Lalu apa hubungannya? ternyata pelepah kurma itu ketika basah dia bertasbih.Tasbihnya sampai kepada yang mati. Kata Imam Nawawi, kalau tasbih pelepah kurma saja sampai apalagi tasbih dan bacaan Quran orang beriman. Niatkan bacaan doa, zikir tersebut untuk almarhum.

5. Qurban. Nabi ketika memotong kurban "Ini kupotong untuk Muhammad dan untuk umat Muhammad". Umat Muhammad ada yang masih hidup dan banyak pula yang sudah mati. Maka inilah dalilnya kurban sampai kepada yang mati. Menurut Imam mahzab Hambali yakni Imam Ahmad bin Hambal boleh berkurban untuk orang yang sudah mati walaupun tanpa wasiat dan daging kurban tersebut boleh dimakan.

6. Haji. Nabi menanyakan seseorang yang menghajikan saudaranya apakah orang tersebut sudah berhaji. Ternyata belum. Maka hajikan dulu diri sendiri baru hajikan orang lain. Hal ini menunjukkan bahwa boleh menghajikan orang yang sudah meninggal dunia. Carilah orang-orang yang terpercaya untuk menghajikan.

Jelaslah bahwa amalan orang hidup yang diniatkan untuk orang yang meninggal dunia sampai kepada almarhum. Yang terputus adalah amal orang meninggal tersebut (kecuali tiga). Makanya ada shalat goib, ini adalah amal orang hidup untuk orang mati.

Salam saja sampai kepada orang mati (Assalamu alaikum ya ahla qubuur).


admin
Jumlah Catatan: 0
No records